Posts

Showing posts with the label Kemerdekaan

Dampak Konferensi Meja Bundar Bagi Indonesia (Positif & Negatif)

Image
Apa saja dampak positif dan negatif konferensi meja bundar (KMB) ? Pertanyaan yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini, jika kalian mencari jawaban atas pertanyaan tersebut maka tepat sekali membaca artikel ini. Latar belakang perundingan konferensi meja bundar disebabkan karena gagalnya Belanda dalam meredam kemerdekaan Indonesia melalui cara kekerasan, setelah mendapat kecaman keras dari dunia Internasional maka pihak Belanda akhirnya menyetujui dilakukannya perjanjian damai melalui diplomasi yang dilaksanakan di kota Den Haag pada tanggal 23 sampai 2 November 1949. Fakta menarik perjanjian KMB yang perlu kalian ketahui adalah perundingan ini tidak sepenuhnya dilakukan pada "meja bundar" seperti namanya. Tidak percaya? bisa lihat pada gambar dibawah ini. Meja yang digunakan memang tidak sepenuhnya "bundar", namun perjanjian ini dalam sejarah Indonesia lebih dikenal dengan nama "Konferensi Meja Bundar". Sebelum kita bahas dampak konferensi meja bunda...

10 Isi Dasasila Bandung Lengkap

Image
Dasasila Bandung merupakan hasil dari konferensi Asia Afrika yang berlangsung selama 6 hari dari tanggal 18 sampai 24 April 1955. Pertemuan atau perundingan KAA dilakukan di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Dipelopori oleh lima negara meliputi Indonesia (selaku tuan rumah), Myanmar, India, Sri Langka, dan Pakistan. Anggota negara dari Benua Asia dan Afrika yang ikut berpartisipasi dalam konferensi sebanyak 29 negara. Dalam pertemuan tersebut, dihasilkan kesepakatan berisi 10 poin yang kemudian dinamakan "Dasasila Bandung", isinya membahas tentang kerukunan dan kerjasama dunia. Berkat adanya konferensi Asia Afrika maka terbentuklah Gerakan Non Blok, sebagai respon adanya dua kekuatan besar yang sedang bersaing yakni Blok Barat dan Blok Timur. Pidato Presiden Soekarno saat membuka KAA Baca selengkapnya : Latar Belakang Konferensi Asia Afrika (KAA) Berikut ini 10 poin penting isi Dasasila Bandung yang wajib kamu ketahui, antara lain ; Menghormati hak-hak dasar ma...

Latar Belakang Konferensi Asia Afrika (KKA)

Image
Konferensi Asia Afrika (KAA) adalah sebuah pertemuan yang dilakukan antara negara-negara dari Benua Asia dan Afrika, berlangsung pada tanggal 18 sampai 24 April 1955 (6 hari) di kota kembang Bandung. Lalu, apa latar belakang diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika? Coba kalian analisis baik-baik, diadakannya konferensi ini tanpa melibatkan negara dari Benua Eropa dan Amerika tentu ada kaitannya, bukan tanpa sebab. Peran Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika sangatlah besar, selain sebagai tuan rumah, RI juga merupakan salah satu pelopor dari lima negara meliputi India, Pakistan, Sri Langka dan Myanmar (Burma). KKA dilakukan di Gedung Merdeka, kota Bandung. Tujuan utama Konferensi Asia Afrika adalah untuk melakukan promosi kerja sama dibidang ekonomi dan budaya, serta paling penting yaitu melawan kolonialisme negara-negara imperialis. Gedung Merdeka. Foto by :  http://nationalgeographic.co.id Latar Belakang Konferensi Asia Afrika Sebab atau latar belakang konferensi Asia Afrika ...

Anggota KTN (Komisi Tiga Negara) Beserta Nama Delegasinya

Image
Komisi Tiga Negara disingkat (KTN) pada awalnya merupakan Komite Jasa Baik Untuk Indonesia (Committe of Good Offices for Indonesia). KTN dibentuk pada tanggal 25 Agustus 1947 dengan tujuan untuk merealisasikan gencatan senjata antara pemerintah Republik Indonesia dan Belanda, bisa dibilang penengah kedua negara. Lalu, siapa saja anggota KTN?  Sebelumnya, Belanda menolak adanya gencatan senjata. Namun, setelah desakan dari PPB (Perserikatan Bangsa Bangsa) akhirnya pada 15 Agustus 1947 Belanda menyatakan menerima resolusi gencatan senjata. Komisi Tiga Negara dibentuk oleh PPB, anggotanya dipilih oleh masing-masing negara, sementara pihak penengah dalam resolusi adalah Amerika Serikat. Anggota KTN (Komisi Tiga Negara) Berdasarkan pembentukan KTN pada tanggal 25 Agustus 197, berikut ini negara yang terlibat dan nama-nama anggotanya. 1. Indonesia memilih Australia, diwakili oleh Richard C. Kirby Indonesia menunjuk Australia, delegasinya bernama Richard Kirby, nama Lengkapnya Sir Richar...

Partai Politik Pada Awal Kemerdekaan

Image
Ada 7 partai politik yang berdiri setelah Indonesia merdeka, proses pembentukan partai baru pada awal pemerintahan Indonesia sesuai dengan maklumat Pemerintah No. X tanggal 3 November 1945. Sebelum adanya maklumat tersebut, hanya ada satu Partai Politik yang diakui yaitu PNI ( Partai Nasional Indonesia ). Latar belakang dibentuknya partai politik baru disebabkan karena ketidakpuasan tokoh-tokoh bangsa Indonesia yang kemudian merasa perlunya membentuk beberapa partai politik secara resmi setelah kemerdekaan berlangsung. Tujuan pembentukan partai politik baru pada awal kemerdekaan adalah sebagai wadah penyalur aspirasi rakyat Indonesia.  Berikut ini partai politik yang muncul pasca dikeluarkannya maklumat No.X tertanggal 3 November 1945, meliputi : 1. Partai Masyumi Partai Majelis Syuro Muslim Indonesia merupakan partai politik Islam terbesar era zaman liberal. Dibentuk pada 7 November 1945, pernah menduduki posisi nomer 2 dalam pemilihan umum tahun 1955, sehingga...

Konferensi Inter Indonesia : Latar Belakang, Tujuan dan Hasil

Image
Apa itu Konferensi Inter Indonesia? Secara singkat merupakan konferensi yang dilakukan antara Negara Indonesia dan BFO (Negara bentukan Belanda) atau Negara boneka Belanda saat Indonesia menjadi RIS (Republik Indonesia Serikat). Awalnya, pembentukan negara BFO bertujuan untuk menguasai kembali Indonesia setelah merdeka. Negara bagian yang terbentuk saat itu berjumlah 16, dibagi menjadi tiga daerah kekuasaan. Daerah kekuasaan pertama meliputi negara bagian Pasundan, Indonesia, Jawa Timur, Negara Indonesia Timur, Madura, Sumatera Selatan, Sumatera Timur. Daerah kekuasaan kedua : Riau, Jawa Tengah, Dayak Besar, Bangka, Belitung, Kaltim, Kalbar, Kalteng, Banjarmasin. Daerah kekuasaan ketiga terdiri dari wilayah Indonesia yang tidak masuk kedalam negara bagian. Lalu, apa latar belakang, tujuan dan hasil konferensi inter Indonesia? berikut ulasan secara singkatnya. Latar Belakang Konferensi Inter Indonesia Latar belakang dilakukannya konferensi Inter Indonesia bermula ketika hasil Perjanjian...

Perbedaan Naskah Proklamasi Asli dan Autentik

Image
Apa saja perbedaan naskah teks proklamasi Asli (Kald) dan Autentik (Otentik)? Naskah proklamasi asli artinya belum mengalami perubahan, masih menggunakan tulisan tangan, ditulis oleh Ir Soekarno. Sementara pengertian naskah autentik sudah mengalami beberapa perubahan kata dan menggunakan ketikan, oleh Sayuti Melik. Teks proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Bung Karno dengan didampingi oleh Mohammad Hatta yang berlangsung pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan naskah otentik. Ada beberapa perubahan antara naskah proklamasi asli dan autentik, berikut perbedaannya : Teks Proklamasi Asli (Klad) Ditulis oleh Ir Soekarno, masih dengan tulisan tangan. Belum disertai tanda tangan oleh kedua tokoh yakni Bung Karno dan Bung Hatta. Kata "Proklamasi" masih menggunakan huruf besar pada awal kata. Kata hal-hal disingkat menjadi "Hal2" Masih menggunakan kata "Tempoh" "Wakil2 Bangsa Indonesia" Tanggal dan tahunnya "Djakarta 17-08-'05...

Latar Belakang Pembentukan PDRI di Bukittinggi

Image
Latar Belakang Pembentukan PDRI di Bukittingg i - PDRI merupakan singkatan dari Pemerintah Darurat Republik Indonesia, berlangsung pada tahun (periode) tanggal 22 Desember 1948 sampai 13 Juli 1949. Dipimpin oleh tokoh bernama Syarifuddin Prawiranegara, masa pemerintahnya disebut sebagai Kabinet Darurat. Latar belakang pembentukan PDRI disebabkan karena serangan yang dilakukan oleh pasukan Belanda di kota Yogyakarta (saat itu sebagai ibukota Indonesia), mengakibatkan Ir Soekarno dan beberapa tokoh lain ditawan seperti wakil Presiden Mohammad Hatta, Penasehat Presiden Sutan Syahrir dan Menteri Luar Negeri Agus Salim. Akibat penculikan tersebut, maka pemerintahan Republik Indonesia berada dalam keadaan darurat, untung saja Presiden Soekarno sempat mengirim radiogram kepada Menteri Kehakiman Syarifuddin Prawiranegara yang berisi pemberian kekuasaan negara kepadanya. Yogyakarta di Serbu oleh pasukan Belanda Kabar pertama pembatalan Perjanjian Renville di Yogyakarta berupa serbuan Belanda ya...

Tokoh Tokoh Sekitar Proklamasi dan Perannya

Image
Siapa saja tokoh-tokoh penting sekitar proklamasi kemerdekaan Indonesia? Jika ditanya peristiwa paling bersejarah bangsa Indonesia, tentu saja " Proklamasi Kemerdekaan " yang berlangsung pada tanggal 17 Agustus 1945, Ir Soekarno adalah tokoh paling sentral berperan sebagai pembaca teks proklamasi sekaligus salah satu pencetusnya. Tokoh-tokoh sekitar proklamasi kemerdekaan paling terkenal tentu saja Bung Karno dan Bung Hatta. Nah jika kalian belum mengetahui secara detail dan lengkap siapa saja tokoh-tokoh sekitar proklamasi kemerdekaan Indonesia dan perannya (tugas), berikut akan kita kupas lebih dalam dilengkapi dengan sedikit deskripsi dan profil singkatnya. 1. Ir. Soekarno (Bung Karno) Tugas : Pembaca sekaligus yang menandatangani teks proklamasi. Profil : Lahir di Blitar pada tanggal 6 Juni 1901, meninggal pada 20 Juni 1970 di Jakarta. Ia adalah penggagas dasar negara "Pancasila", Presiden pertama Republik Indonesia, menjabat dari tahun 1945 sampai 1966. 2. Dr...

Pemberontakan DI/TII Jawa Tengah dan Upaya Penumpasan

Image
Fatah adalah komandan Laskar Hizbullah di daerah Tulangan, Siduardjo, dan Mojokertodi Jawa Timur pada pertempuran 10 November 1945. Setelah perang kemerdekaan ia meninggalkan Jawa Timur dan bergabung dengan pasukan TNI di Tegal. Gerakan DI/Tll Amir Fatah muncul setelah Agresi Militer Belanda II, yang ditandai dengan diproklamasikannya NII di desa Pengarasan, tanggal 28 April 1949. Gerakan ini didukung oleh Laskar Hisbullah dan Majelis Islam (MI), yang merupakan pendukung inti gerakan, serta massa rakyat yang mayoritas terdiri dari para petani pedesaan. Kelompok-kelompok masyarakat tersebut memberikan dukungannya kepada DI/TII karena alasan ideologi, yaitu memperjuangkan Ideologi Islam dengan mengakui eksistensi Negara Islam Indonesia (NII). Amir Fatah merupakan tokoh yang membidani lahirnya DI/TII Jawa Tengah. Semula ia bersikap setia pada RI, namun kemudian sikapnya berubah dengan mendukung Gerakan DI/TII. Perubahan sikap tersebut disebabkan oleh beberapa alasan. Pertama, terdapat per...

Kronologi Peristiwa Rengasdengkolok

Image
Kamar Soekarno saat di Rengasdengklok : Wikipedia Kronologi Peristiwa Rengasdengklok - Pelaksanaan misi penculikan Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta agar dijauhkan dari pengaruh pemerintah Jepang yang ada di Jakarta dilakukan pada tanggal 16 Agustus jam 3 pagi, dipimpin oleh tokoh golongan pemuda bernama Cudanco Singgih. Misi pengasingan kedua tokoh golongan tua ini sudah direncanakan matang-matang melalui rapat yang dilaksanakan pada tanggal 15 yang diadakan oleh para pemuda. Para pemuda kemudian berhasil membawa Soekarno dan Moh. Hatta ke daerah yang bernama Rengasdengklok, terletak di sebelah timur Jakarta. Alasan pemilihan Rengasdengklok sebagai tempat pengasingan adalah lokasinya terpencil, tidak jauh dari Jakarta, akses masuk bisa di kontrol dan terdapat beberapa anggota PETA (Pembela Tanah Air). Itulah 4 alasan dipilihnya kota tersebut. Kronologi Peristiwa Rengasdengkolok Selama satu hari penuh kedua tokoh golongan tua yakni Soekarno dan Moh. Hatta berada di Rengasdengklok, p...

Program Kerja Kabinet Wilopo, Susunan Anggota dan Penyebab Jatuhnya

Image
Pada artikel kali ini kita akan kupas tuntas materi Sejarah Kabinet Wilopo, mulai dari awal terbentuknya, susunan anggota, program kerja, kendala yang dihadapi, kegagalan dan penyebab jatuhnya. Kabinet Wilopo merupakan salah satu dari 7 kabinet pada masa demokrasi liberal di Indonesia. Jam terbang Kabinet Wilopo di pemerintahan berlangsung lebih dari satu tahun, tepatnya sejak tanggal 3 April 1952 sampai 2 Juni 1953. Kabinet Wilopo bisa dibilang Zaken Kabinet karena anggotanya adalah pakar dan ahli dalam bidangnya. Sementara itu, jabatan pemimpin sebagai PM (Perdana Menteri) dipegang oleh Mr. Wilopo.  Proses Terbentuknya Kabinet Wilopo dilatarbelakangi karena berakhirnya Kabinet Sukiman yang dianggap lebih memihak atau bisa dikatakan condong ke Blok Barat, padahal Republik Indonesia  saat itu menganut politik bebas dan aktif. Akibat tindakan kabinet sukiman, kemudian muncul pertentangan dari beberapa partai seperti PNI (Partai Nasional Indonesia) dan Masyumi (Majelis Suryo Mus...

Program Kerja Kabinet Sukiman : Susunan Anggota dan Penyebab Jatuhnya

Image
Kabinet Sukiman merupakan salah satu dari 7 kabinet pada masa demokrasi liberal di Indonesia. Latar belakang terbentuknya kabinet Sukiman adalah karena kabinet sebelumnya gagal dalam menjalankan tugas, kemudian muncul mosi tidak percaya terhadap kabinet Natsir yang selanjutnya digantikan dengan Sukiman. Artikel ini dibuat untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait dengan sejarah pembentukan kabinet Sukiman masa demokrasi liberal. Susunan anggota, apa saja program kerja, keberhasilan dan kegagalan Kabinet Sukiman akan kita kupas secara singkat dan jelas. Oke, langsung saja simak pembahasan berikut ini. Perlu anda ketahui,  demokrasi liberal di Indonesia berlangsung tidak lebih dari 9 tahun, tepatnya dari tahun 1950 sampai dengan 1959. Pada masa ini tercatat ada tujuh kabinet yang pernah dibentuk. Kabinet Sukiman adalah kabinet kedua setelah sebelumnya kabinet Natsir menjalankan tugas selama 6 bulan,  dari tanggal 6 September 1950 sampai dengan 1 maret 1951. Baca :  ...

Sejarah Pemberontakan PRRI Permesta

Image
Sejarah Pemberontakan PRRI Permesta - Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia merupakan tema sejarah yang akan kita ulas pada artikel kali ini. Sub tema meliputi latar belakang, proses pemberontakan dan upaya pemerintah dalam menghadapi PRRI atau bisa disebut sebagai Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia. Latar Belakang Gerakan PRRI Latar belakang munculnya gerakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia meliputi ; Munculnya gerakan anti “Cina” di kalangan masyarakat. Gerakan ini muncul karena masyarakat menganggap orang Cina sebagai penguasa atau pemegang perekonomian. Munculnya rasa ketidakpuasan dan ketidak adilan yang dirasa oleh Sumatera dan Sulawesi. Hal ini disebabkan karena alokasi anggaran pembangunan yang diberikan oleh pemerintah pusat tidak sebanding dengan apa yang diberikan kepada pulau Jawa. Jadi pemerintah lebih menitik beratkan pembangunan di Pulau Jawa, sementara luar Jawa sedikit terabaikan. Partai politik saling bertentangan dan saling menjatuhkan. Muncu...